header-int

BEKAL YANG SIA-SIA

Selasa, 08 Mei 2018, 09:12:42 WIB - 103 View
Share
BEKAL YANG SIA-SIA

Ibnul Qayyim rohimahulloh berkata:

“Amalan yang dilakukan tanpa disertai ikhlas dan tanpa mengikuti tuntunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bagaikan seorang musafir yang membawa ransel berisi pasir. Bekal pada ransel tersebut hanya memberatkan, namun tidak membawa manfaat apa-apa.” (Al-Fawa’id, hlm. 81)

Itulah bekal yang sia-sia, berat namun tidak manfaat.

Amalan yang dilakukan tidak ikhlas (riya’ dan sum’ah), juga amalan yang tanpa tuntunan Rasul (bid’ah) itulah yang jadi bekal sia-sia.

Unidha Pondok Pesantren Islamic Center eLKISI berdiri pada tahun 2010, Pesantren yang berbasis Edukasi, Sosial Keummatan dan berdaya Saing Global.
© 2018 Pondok Pesantren eLKISI Follow PONPES eLKISI : Facebook Twitter Linked Youtube