Buku Karya Santri eLKISI Tembus ke Perpustakaan Nasional

0
144
Petugas perpustakaan eLKISI bersama Bapak Deny Kurniadi Perpusnas Jakarta

Jumat (29/11/2019) tenaga keperpustakaan Pondok Pesantren Islamic Center eLKISI Nurul Kholifah dan Ukhtifa Munawaroh mengikuti whorkshop di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mojokerto. Workshop yang bertemakan “Peningkatan SDM Perpustakaan” itu diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai sekolah di Mojokerto.

Hadir dalam workshop tersebut para tokoh dari perpustakaan nasional seperti Ibu Sri Sularsih, Bapak Deny Kurniadi dan Bapak Sudjono perwakilan dari perpustakaan daerah.

Ibu sularsih mantan kepala perpustakaan nasional
Bapak Sujono Kepala Perpustkaan Jawa Timur

Di sela-sela acara tim perpustakaan eLKISI mengenalkan gerakan literasi yang ada di eLKISI kepada para narasumber dari perpustakaan nasional. Selain itu juga memberikan hadiah berupa buku-buku karya santri eLKISI. Para narasumber tersebut merasa bangga dan mengapresiasi atas buku karya santri eLKISI.

“Hebat, bagus dan budaya menulis harus digencarkan. Saya akan membawa buku-buku ini ke Jakarta untuk Saya baca di Perpusnas”, ujar Deni Kurniadi Ketua Pusat Bagian Pengembangan Perpustakaan Nasional dan Pengkajian Minat Baca.

Bapak Sudjono selaku Kepala Perpustakaan Provinsi Jatim juga berkomentar, “Bagus, perlu diapresiasi, saya akan membawa buku ini ke perpustakaan provinsi untuk saya tunjukkan ke anak-anak yang ada di sana”.

Sementara itu di tengah-tengah forum, Bapak Agus Salim selaku Kepala Perpustakaan SMAN Jatirejo Mojokerto menuturkan, “ Saya cukup kaget ketika mendengar di eLKISI syarat untuk mengikuti ujian santri SMA harus membuat buku, dan sudah dilauncing dua buku serta dua santrinya sudah ada yang belajar ke Sudan, ini berarti di Mojokerto ini ada peluang besar untuk melahirkan para penulis yang hebat”.

Buku karya santri eLKISI yang akan dimasukkan ke Perpustakaan Nasional yaitu buku yang berjudul  Mager (Muslin Anti Galau Generation) karya Fadilla Awwaluna Musyaffa’ dan Move on from Jahiliyah Move in to Jannah yang ditulis Nailul Rohmatul Muwafaqoh. Kedua santri tersebut penerima beasiswa kuliah di Universitas Internasional Afrika Sudan. (amd)