8000 Lebih Jama’ah padati PONPES eLKISI dalam acara SILATNAS ke-13

Silaturahmi Nasional (Silatnas) Ke-13 dan Tabligh Akbar PPIC eLKISI diselenggarakan di kompleks Pondok Pesantren Islamic Center (PPIC) eLKISI, Pungging, Mojokerto pada Ahad 19 Juli 2026; panitia memperkirakan sekitar lebih dari 8.000 jamaah hadir.

Prof. Dr. Nahla Shabry Al-Saidi, Penasihat Grand Syekh Al-Azhar Bidang Mahasiswa Internasional sekaligus Dekan Fakultas Studi Islam untuk Mahasiswa Internasional Universitas Al-Azhar, 

Kehadiran dan pesan Prof. Nahla

Prof. Dr. Nahla Shabry Al‑Saidi (Penasihat Grand Syekh Al‑Azhar) hadir, menyampaikan salam dari Grand Syekh Al‑Azhar dan memuji kecintaan masyarakat Indonesia terhadap Islam, ilmu pengetahuan, dan ulama; ia menekankan bahwa silaturahmi adalah fondasi penguatan keluarga, masyarakat, dan peradaban serta mendorong pengembangan kerja sama pendidikan antara Al‑Azhar dan Indonesia.

Pengasuh PPIC eLKISI, Dr. K.H. Fathur Rohman, M.Pd.I.,

Pesan dari pengasuh PPIC eLKISI

Pengasuh Dr. K.H. Fathur Rohman, M.Pd.I. menegaskan bahwa pesantren harus melahirkan generasi solutif: memiliki kedalaman spiritual, keluasan ilmu, akhlak mulia, dan kemampuan menghadirkan solusi bagi umat dan bangsa.

Ustaz H. Daeng Muhammad Ramli, M.Sc., menyampaikan tausiah tentang pengalaman berdakwah di tengah komunitas Muslim minoritas di Timor Leste

Pengalaman dakwah dan kebutuhan dasar umat

Ustaz H. Daeng Muhammad Ramli, M.Sc. berbagi pengalaman berdakwah di komunitas Muslim minoritas di Timor Leste, menekankan bahwa pembinaan sering dimulai dari kebutuhan dasar agama (tata cara bersuci, wudhu, membaca Al‑Qur’an, salat) dan bahwa keikhlasan lebih penting daripada popularitas; ia berterima kasih atas pengiriman dai dari PPIC eLKISI dan berharap kerja sama diperkuat.

Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kementerian Pertanian RI, Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si

Dukungan pemerintah untuk eco‑pesantren

Wakil dari Kementerian Pertanian, Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si., menyatakan dukungan terhadap pengembangan eco‑pesantren untuk mengoptimalkan lahan produktif, memperkuat ketahanan pangan, dan membangun kemandirian ekonomi pesantren; sambungan daring menghubungkan peserta dengan Menteri Pertanian.

Acara ditutup setelah rangkaian sambutan dan tausiah; PPIC eLKISI berkomitmen melanjutkan pengiriman kader dakwah ke Timor Leste dan mengembangkan program pertanian melalui skema eco‑pesantren bersama Kementerian Pertanian.