127 Santri eLKISI Siap Menembus Al-Azhar Cairo, Dilepas Langsung Direktur Marzak Tathwir Al-Azhar di Hadapan 8.000 Jamaah

MOJOKERTO — Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai gelaran Silaturahim Nasional (Silatnas) XIII Pondok Pesantren eLKISI Mojokerto. Di hadapan sekitar 8.000 jamaah, sebanyak 127 santri Markaz Lughoh eLKISI secara simbolik dilepas untuk melanjutkan perjuangan akademik menuju Universitas Al-Azhar Cairo, Mesir.

Momen istimewa tersebut berlangsung pada Ahad (19/7/2026) dengan kehadiran tamu kehormatan dari Al-Azhar Cairo, Prof. Dr. Nahla Shabry Al-Saidi, Direktur Markaz Tathwir Al-Azhar Cairo sekaligus Penasehat Grand Syekh Al-Azhar.

Dalam rangkaian acara Silatnas XIII, Prof. Dr. Nahla secara simbolik melepas para santri Markaz Lughoh eLKISI yang telah dipersiapkan untuk menjadi calon mahasiswa baru Al-Azhar University.

Keberangkatan para santri ini menjadi bagian dari komitmen eLKISI dalam membangun generasi yang memiliki kemampuan bahasa Arab, pemahaman keislaman yang kuat, serta kesiapan akademik untuk menempuh pendidikan di salah satu universitas Islam paling berpengaruh di dunia.

Markaz Lughoh eLKISI selama ini menjadi salah satu program pembinaan bahasa Arab yang dipersiapkan khusus bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke Timur Tengah, khususnya Al-Azhar Cairo.

Sebanyak 127 calon mahasiswa baru yang akan diberangkatkan tahun ini menjadi bukti keberlanjutan tradisi keilmuan pesantren dalam mencetak kader ulama dan intelektual muslim yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Kehadiran Prof. Dr. Nahla di tengah ribuan jamaah juga menjadi simbol kuatnya hubungan keilmuan antara eLKISI dan Al-Azhar Cairo. Beliau menyampaikan dukungan terhadap upaya pembinaan generasi muda Islam yang memiliki bekal ilmu, bahasa, dan karakter.

Bagi para santri, keberangkatan menuju Al-Azhar bukan hanya perjalanan akademik, tetapi juga membawa amanah besar untuk memperdalam ilmu dan kembali memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dengan pelepasan 127 santri tersebut, eLKISI kembali menegaskan komitmennya dalam melahirkan generasi pesantren yang mampu berkiprah di tingkat global.

Dari Mojokerto menuju Cairo, langkah para santri ini menjadi bagian dari perjalanan panjang menjaga tradisi ilmu Islam dan membangun masa depan umat.

M. Abiyyu Diaz (Alumni SMA KU eLKISI 2026) yang juga merupakan salah satu perseta Markaz Lughoh eLKISI yang tahun ini berangkat ke Universitas Al Azhar Mesir