MOJOKERTO — Kehangatan dan suasana penuh kekeluargaan mewarnai gelaran Silaturahim Nasional (Silatnas) XIII Pondok Pesantren eLKISI Mojokerto. Di tengah ribuan jamaah yang hadir dari berbagai daerah, KH. FATHUR ROHMAN, Pengasuh Pondok Pesantren eLKISI Mojokerto, menyambut langsung kehadiran para jamaah dengan penuh keramahan dan kedekatan.
Momen penyambutan tersebut menjadi salah satu gambaran kuatnya ikatan persaudaraan antara pengasuh pesantren, santri, alumni, dan seluruh keluarga besar eLKISI. Kehadiran KH. FATHUR ROHMAN di tengah jamaah menunjukkan bahwa Silatnas bukan hanya sebuah agenda besar tahunan, tetapi juga menjadi ruang mempererat hubungan hati dan ukhuwah.
Dengan sikap terbuka dan penuh perhatian, KH. FATHUR ROHMAN menyapa para jamaah yang hadir dalam perhelatan Silatnas XIII. Interaksi langsung tersebut menciptakan suasana hangat yang memperlihatkan kedekatan seorang pengasuh pesantren dengan masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan panjang eLKISI Mojokerto.
Ribuan jamaah yang memadati kegiatan Silatnas XIII datang dengan semangat kebersamaan untuk memperkuat kembali tali silaturahim keluarga besar pesantren. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mengenang perjuangan, memperkokoh komitmen, serta melanjutkan nilai-nilai pendidikan dan pengabdian yang selama ini dibangun oleh eLKISI.
Bagi Pondok Pesantren eLKISI Mojokerto, hubungan antara kiai, santri, alumni, dan jamaah bukan hanya sebatas hubungan kelembagaan. Lebih dari itu, hubungan tersebut dibangun melalui nilai keikhlasan, kebersamaan, dan rasa memiliki terhadap perjuangan pesantren.
KH. FATHUR ROHMAN menegaskan melalui kehadirannya bahwa kekuatan pesantren tidak hanya terletak pada lembaga pendidikan, tetapi juga pada ikatan persaudaraan yang mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat.
Silatnas XIII eLKISI Mojokerto menjadi bukti bahwa pesantren memiliki peran besar dalam membangun jaringan umat yang kuat. Melalui pertemuan besar ini, keluarga besar eLKISI terus menjaga semangat kebersamaan untuk menghadirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Sambutan hangat KH. FATHUR ROHMAN menjadi simbol bahwa setiap jamaah memiliki tempat istimewa dalam perjalanan eLKISI. Dari pesantren untuk umat, semangat persaudaraan terus dirawat dan diperkuat melalui kebersamaan.






