Apel Pagi Jadi Ruang Pembiasaan Disiplin Santri SDAI eLKISI

Sebelum masuk kelas, santri SDAI eLKISI tidak langsung membuka buku. Apel pagi menjadi ruang untuk menerima nasihat, membangun disiplin, hingga mengingat kembali kepedulian terhadap kebersihan sekolah.

Santri SD Alam Islami (SDAI) Pondok Pesantren Islamic Center (PPIC) eLKISI, Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur,  mengikuti apel pagi seusai salat Duha, Selasa (15/9/2026). Kegiatan yang berlangsung sebelum pembelajaran itu diikuti seluruh santri bersama asatiz.

Apel pagi menjadi salah satu kegiatan rutin di SDAI eLKISI. Selain sebagai pembuka sebelum masuk kelas, kegiatan tersebut juga digunakan untuk menyampaikan nasihat dan motivasi kepada santri.

Pada apel kali ini, Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana Ahmad Muwafiqudin mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Ia mengajak para santri turut menjaga kebersihan, mulai dari ruang kelas hingga area sekolah.

Ustaz Ahmad Muwafiqudin memberikan arahan kepada para santri dalam apel pagi SDAI Internasional eLKISI, Selasa (15/9/2026). Salah satu pesan yang disampaikan ialah pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah. (Tagar.co/Bayu Nurjanah)

Belajar Disiplin dari Apel Pagi

Hana Putri Salsabila, santri kelas VI, mengatakan apel pagi membantunya membiasakan diri bersikap disiplin.

“Apel ini membuat saya lebih disiplin. Saya juga mendapatkan nasihat dari ustaz dan ustazah yang membuat saya semangat belajar,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Hunaifah Mumtaza, santri kelas IV. Menurutnya, apel pagi bermanfaat karena santri mendapat nasihat dan motivasi sebelum mengikuti pembelajaran.

Rangkaian apel kemudian ditutup dengan pembacaan Ikrar Santri secara bersama-sama.

Melalui kegiatan rutin tersebut, sekolah membiasakan santri memulai pembelajaran dengan disiplin sekaligus mengingatkan mereka untuk menjaga kebersihan lingkungan. (#)

Jurnalis Bayu Nurjanah Penyunting Mohammad Nurfatoni