Keutamaan Menyambung Tali Silaturahmi Membuka Pintu Berkah

Hubungan kekeluargaan dan ikatan persaudaraan sesama muslim merupakan fondasi utama dalam menciptakan tatanan sosial yang harmonis, tenteram, dan kokoh. Syariat Islam memberikan perhatian yang sangat mendalam terhadap pemeliharaan hubungan kasih sayang antarkerabat demi menjaga kerukunan umat secara berkesinambungan. Menjalin keharmonisan keluarga bukan sekadar tuntutan adat istiadat, melainkan kewajiban agama yang bernilai ibadah agung di sisi Allah Ta’ala.

Keutamaan Menyambung Tali Silaturahmi Penjemput Luasnya Rezeki

Menjaga ikatan persaudaraan tidak sekadar menghasilkan kehangatan hubungan antarsesama kerabat, tetapi juga membawa keberkahan langsung bagi kehidupan duniawi seorang hamba yang beriman. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam secara gamblang menjelaskan manfaat luar biasa dari merawat hubungan silaturahmi dalam sabda beliau yang sarat dengan petunjuk hikmah.

مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَأَنْ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

Terjemahan: “Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya (diberkahi jejak langkahnya), maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi.” (HR. Bukhari no. 2067 dan Muslim no. 2557).

Kelapangan rezeki dan umur yang panjang dalam hadits ini dimaknai oleh para ulama sebagai keberkahan waktu, kemudahan urusan nafkah, kesehatan badan, serta nama baik yang terus dikenang dengan doa kebaikan sesudah seseorang meninggal dunia. Hubungan kekerabatan yang erat membuka berbagai pintu kebaikan tak terduga.

Peringatan Syariat Terhadap Bahaya Memutus Kekerabatan

Sebaliknya, syariat Islam memberikan peringatan sangat tegas bagi siapa pun yang sengaja meretakkan ikatan kekeluargaan hanya karena persoalan harta atau ego pribadi. Perbuatan memutus silaturahmi merupakan dosa besar yang dapat menghalangi doa dan memicu murka Allah Subhanahu wa Ta’ala.

فَهَلْ عَسَيْتُمْ إِن تَوَلَّيْتُمْ أَن تُفْسِدُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ وَتُقَطِّعُوٓا۟ أَرْحَامَكُمْ ﴿٢٢﴾ أُو۟لَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ لَعَنَهُمُ ٱللَّهُ فَأَصَمَّهُمْ وَأَعْمَىٰٓ أَبْصَٰرَهُمْ ﴿٢٣﴾

Terjemahan: “Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa, kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaanmu? Mereka itulah orang-orang yang dilaknat Allah dan ditulikan telinga mereka serta dibutakan penglihatan mereka.” (QS. Muhammad: 22-23).

Menyambung tali persaudaraan yang sejati menuntut kebesaran jiwa untuk tetap berbuat baik kepada kerabat yang bersikap dingin dan memaafkan segala kekhilafan mereka dengan tulus semata-mata demi mengharap ridha ilahi.

Merawat keutuhan silaturahmi merupakan wujud ketakwaan nyata yang membuahkan kedamaian hidup di dunia dan keselamatan di akhirat kelak. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa melembutkan hati kita untuk mempererat ikatan persaudaraan ini dengan penuh ketulusan.

(za/red)

Pondok Pesantren Islamic Center eLKISI

Pesantren Berbasis Edukasi dan Sosial Keummatan

BERITA TERBARU

Pondok Pesantren Islamic Center eLKISI

eLKISI IT Team © Copyright  2024. All Rights Reserved