Santri eLKISI Bikin Geger Asia! Sheema Hunafa Qudsi Sabet Gelar Delegasi Terbaik & Top 1 Best Group di ICSM 2026

Sheema Hunafa Qudsi Sabet Gelar Delegasi Terbaik & Top 1 Best Group di ICSM 2026

Dunia pesantren kembali mencatat sejarah gemilang di kancah internasional! Ajang International Conference Santri Mendunia (ICSM) 2026 yang digelar di Malaysia, Singapura, dan Thailand telah melahirkan sebuah kabar membanggakan:
Sheema Hunafa Qudsi, mahasiswi Public Health FIKKIA Universitas Airlangga sekaligus alumni santri penghafal Al-Qur’an PPIC eLKISI Mojokerto, berhasil membawa pulang dua penghargaan sekaligus:
Delegate Award
Top 1 Best Group [fikkia.unair.ac.id], [fikkia.unair.ac.id]

Prestasi ini diraih dalam penyelenggaraan ICSM Batch 4 yang berlangsung pada 9–15 Februari 2026, sebuah forum internasional yang menghadirkan santri-satri terbaik dari berbagai negara Asia. [fikkia.unair.ac.id], [fikkia.unair.ac.id]


Forum Santri Internasional yang Menghubungkan Tiga Negara

ICSM 2026 mengusung tema besar:
“Student Collaboration in Building a Global Sharia Economic Ecosystem.”
Konferensi ini mempertemukan para santri pilihan dari berbagai institusi untuk berdiskusi, mempresentasikan riset, dan memperkuat jejaring global generasi santri. [fikkia.unair.ac.id], [fikkia.unair.ac.id]

Dalam forum ini, Sheema mengikuti dua agenda utama:

  • Presentasi paper ilmiah
  • Debat akademik

Bersama timnya, ia menyampaikan gagasan kuat mengenai peran generasi santri dalam memperkuat ekonomi syariah lintas negara. Berkat analisis tajam, kemampuan argumentasi, serta public speaking yang menonjol, kelompoknya dinobatkan sebagai Top 1 Best Group, mengalahkan delegasi dari berbagai universitas dan pesantren di Indonesia. [fikkia.unair.ac.id], [fikkia.unair.ac.id]


Komentar Menginspirasi dari Sheema: Santri Harus Hadir di Panggung Dunia

Dalam pernyataannya, Sheema mengungkapkan rasa syukur dan harunya bisa mewakili Indonesia.

“Merupakan kebanggaan luar biasa bisa hadir sebagai delegasi Indonesia. Saya belajar banyak tentang bagaimana santri dapat menjadi agen perubahan global dengan membawa nilai-nilai keislaman dan integritas.” [fikkia.unair.ac.id], [fikkia.unair.ac.id]

Ia menambahkan bahwa ICSM membuka pandangan baru tentang pentingnya membangun jejaring internasional dan kolaborasi lintas budaya. [fikkia.unair.ac.id], [fikkia.unair.ac.id]


ICSM: Ajang Bergengsi yang Terus Mendunia

ICSM telah menjadi ruang penting bagi santri untuk tampil di skala internasional. Kegiatan sebelumnya bahkan juga sukses digelar di tiga negara Asia Tenggara, yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand—menjadi wadah silaturahmi, forum pembahasan isu-isu nasional-internasional, hingga diskusi visi kebangsaan antar-santri. [poskota.co]

Peserta mengikuti berbagai rangkaian:

  • Konferensi dan presentasi akademik
  • Kunjungan destinasi edukatif dan spiritual
  • Diskusi internasional dengan akademisi dan praktisi

Semua ini membentuk pengalaman komprehensif bagi generasi santri untuk tampil di panggung global.


Kebanggaan untuk Indonesia, UNAIR, dan Dunia Pesantren

Prestasi Sheema adalah bukti nyata bahwa santri Indonesia mampu bersaing secara global.
Bukan hanya membawa nama besar UNAIR, tetapi juga membanggakan dunia pesantren, terutama PPIC eLKISI Mojokerto yang turut membina Sheema sebagai hafizhah Al-Qur’an. [fikkia.unair.ac.id], [fikkia.unair.ac.id]

Kisah inspiratif ini diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi para santri dan mahasiswa Indonesia untuk terus mengasah kemampuan, berani melangkah, dan percaya diri tampil di berbagai forum internasional.


Selamat kepada Sheema Hunafa Qudsi!

Prestasi ini bukan sekadar kemenangan, tetapi pesan jelas bahwa santri Indonesia mampu go global—mengharumkan negeri, mengangkat martabat pesantren, dan memberi warna baru bagi peradaban dunia. (AF)