SMAMDA Surabaya Pilih Darul Arqam di Ponpes eLKISI Mojokerto, Angkat Tema “Santun dalam Kata, Sejukkan Jiwa”

Pembukaan Darul Arqom SMAMDA Surabaya di Ponpes eLKISI Mojokerto

MOJOKERTO — SMA Muhammadiyah 2 Surabaya (Smamda) kembali menguatkan pembinaan karakter religius melalui kegiatan Darul Arqam 1447 H yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Islamic Center eLKISI, Pungging, Mojokerto pada 9–11 Maret 2026. Kegiatan tahun ini mengangkat tema “Santun dalam Kata, Sejukkan Jiwa” dan diikuti oleh 346 hingga 350 siswa kelas XI, bersama guru pendamping serta panitia. [klikmu.co], [trobos.co]

Rombongan berangkat dari Surabaya menggunakan tujuh armada bus setelah melaksanakan salat Dhuha berjamaah. Setibanya di kompleks pesantren sekitar pukul 10.00 WIB, kegiatan dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh para siswa serta sambutan dari panitia dan pimpinan sekolah. Ketua Pelaksana, Darwis Okta Effendi, menegaskan pentingnya menjaga lisan sebagai cerminan karakter sesuai tema kegiatan. [klikmu.co]

Kepala Smamda, Mukhlasin, ST., M.Pd., dalam sambutannya menekankan bahwa Darul Arqam bukan sekadar agenda rutin, tetapi sarana membentuk perubahan perilaku dan peningkatan kualitas ibadah siswa. Harapan ini disambut oleh Ustaz Dr. Khoirul Warizin, M.M., Sekretaris Yayasan eLKISI, yang menekankan manfaat pembinaan meskipun durasinya singkat. [klikmu.co]

Sambutan kepala sekolah SMAMDA Surabaya yang didampingi oleh Sekretaris YAYASAN eLKISI, Ustadz Dr. Hairul Warizien, M. Pd.,

Pada sesi materi, para siswa mendapatkan pembinaan akidah dan spiritualitas melalui tema “Spiritual Power: Sejukkan Jiwa dengan Tauhid” yang disampaikan oleh Muhammad Hidayatulloh (Cak Muhid), Kepala Pesantren Kader Ulama eLKISI. Ia mengajak siswa memahami bahwa keresahan remaja bukan semata karena masalah hidup, tetapi karena hilangnya arah dan pegangan spiritual. “Kalau Allah sudah cukup bagi kita, maka dunia tidak akan membuat kita gelisah,” tegasnya. [trobos.co]

Kegiatan juga menghadirkan sesi interaktif mengenai tantangan remaja di era digital, termasuk tekanan sosial, budaya pujian, dan ketakutan akan penilaian orang lain. Moderator Maurice Anantatoer Akbar memandu diskusi yang membantu siswa mengenali dan memperkuat karakter santun melalui fondasi tauhid yang kuat. [trobos.co]

Suasana kegiatan tahun ini semakin berwarna dengan kehadiran seorang siswa pertukaran pelajar asal Prancis yang turut mengikuti seluruh rangkaian acara. Ia menyampaikan kekagumannya terhadap suasana Ramadan dan aktivitas pesantren di Indonesia. “Berpuasa dan berbuka bersama teman-teman terasa sangat menyenangkan,” ungkapnya. [smamda.net]

Bagi para siswa, pengalaman hidup ala santri di eLKISI memberi kesan mendalam. Mereka merasakan ketenangan lingkungan pesantren serta kedisiplinan yang diterapkan dalam kegiatan harian, mulai dari qiyamul lail, makan berjamaah, hingga keseruan mengikuti materi dakwah. Sejumlah siswa mengaku mendapatkan banyak pelajaran tentang kedisiplinan, kemandirian, dan keteguhan spiritual. [pwmu.co]

Kegiatan Darul Arqam 1447 H ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak santun, jiwa yang sejuk, serta karakter dakwah yang kuat di era digital. (AF)

Penguatan Karakter Melalui Tema “Santun dalam Kata, Sejukkan Jiwa"