Suasana Hari Raya Idulfitri di Libya memiliki nuansa yang sedikit berbeda dibandingkan dengan di Indonesia. Jika di tanah air umat Muslim umumnya melaksanakan Salat Id secara berjamaah di tanah lapang, di Libya kami melaksanakannya di dalam masjid. Hal ini karena kami berada di lingkungan kulliyah—yang jika dibayangkan, suasananya mirip seperti di pesantren, di mana seluruh fasilitas sudah tersedia dalam satu kawasan.
Pelaksanaan Salat Idulfitri dimulai pada pukul 07.45 waktu setempat. Setelah salat selesai, kami saling bersalaman dan bermaafan dengan para mahasiswi dari berbagai negara, seperti Thailand, Nigeria, Madagaskar, serta beberapa negara lain di Afrika. Momen tersebut kemudian diabadikan dengan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan Hari Raya.

Usai salat, Mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam KKMI (Kesatuan Keluarga Mahasiswa Indonesia) Libya juga melaksanakan foto bersama. Kegiatan ini dilanjutkan dengan sesi foto kelompok, baik berdasarkan angkatan, daerah asal, maupun organisasi, seperti PCINU dan PCI Muhammadiyah.
Pada hari Ahad, 22 Maret 2026, seluruh Mahasiswa Indonesia di Libya—baik yang menempuh pendidikan di Tripoli (Kulliyah Dakwah Islamiyah) maupun di Zliten (Al-Asmariyah Al-Islamiyah)—mendapat undangan dari KBRI Tripoli untuk menghadiri acara Silaturahim dan Doa Bersama Masyarakat Indonesia di Libya. Acara ini diselenggarakan di Wisma KBRI Tripoli dan dihadiri oleh mahasiswa Indonesia, staf KBRI Libya, serta Warga Negara Indonesia (WNI) diaspora yang berada di Libya.
Acara berlangsung dari pukul 10.00 hingga 15.00 dan dimeriahkan dengan berbagai penampilan, di antaranya hadrah dari perwakilan PCINU, atraksi Tapak Suci dari PCIM Zliten, pembacaan puisi, hingga pertunjukan sulap. Suasana acara terasa hangat, meriah, dan penuh kekeluargaan, seolah-olah kami sedang berlebaran bersama keluarga sendiri di tanah air. Rangkaian kegiatan ditutup dengan makan bersama dengan menu khas Libya, yaitu nasi briyani.
Pada sore harinya, kami juga mendapat undangan dari Perkumpulan Mahasiswi Thailand untuk melaksanakan silaturahim dan makan bersama. Dalam kesempatan tersebut, kami disuguhi berbagai hidangan khas Thailand, seperti mi goreng, salad sayur dengan saus kacang khas Thailand, dimsum, serta smoothies stroberi.

Penulis : Alya Azzaroul Azizah (Alumni eLKISI, Mahasiswa Kulliyah Dakwah Islamiyah, Tripoli – Libya)





