Watukosek – Calon pengurus santri eLKISI mengikuti Diklat Kepemimpinan Dasar (DKD) yang diselenggarakan pada 2–4 Juli 2026 di Pusdiklat Brimob Watukosek. Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter, kedisiplinan, serta kemampuan kepemimpinan para santri yang akan mengemban amanah sebagai pengurus pesantren.
Sebelum keberangkatan, peserta mendapatkan arahan dari Abah Kyai pada 1 Juli 2026. Beliau berpesan agar seluruh peserta menjaga niat, akhlak, dan kesungguhan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Menanamkan Disiplin Sejak Hari Pertama
Setibanya di Pusdiklat Brimob Watukosek, peserta terlebih dahulu mengikuti pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kesiapan mengikuti kegiatan. Selanjutnya, peserta mendapatkan materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang disampaikan oleh IPDA Nanang Zainudin, S.E., M.M.
Pada kesempatan tersebut, beliau juga memberikan motivasi bertajuk “Mondok Itu Keren”. Melalui materi ini, peserta diajak untuk bangga menjadi santri dan menjadikan kehidupan pesantren sebagai sarana pembentukan karakter serta kepemimpinan.
Mengasah Kreativitas dan Kerja Sama Tim
Hari kedua diawali dengan apel pagi dan senam bersama. Peserta kemudian mendapatkan pembekalan tentang kepemimpinan dari IPDA Nanang Zainudin yang menekankan pentingnya keteladanan dalam memimpin.
Materi berikutnya disampaikan oleh IPTU Ali Fajar Bati Putra, S.Psi. dengan tema Ide Kreatif dan Problem Solving. Peserta diajak berpikir kreatif, bekerja sama dalam tim, dan mencari solusi terhadap berbagai tantangan organisasi.
Sebagai bentuk praktik, peserta ditantang membuat menara yang tinggi dan kokoh secara berkelompok, kemudian mempresentasikan hasilnya di hadapan instruktur. Kegiatan ini menjadi sarana melatih komunikasi, kreativitas, serta kemampuan menyelesaikan masalah.
Melatih Mental dan Keberanian
Selain materi kelas, peserta juga mengikuti berbagai kegiatan outbound yang menguji kekompakan dan kerja sama tim.
Pada malam harinya, peserta mengikuti Caraka Malam setelah mendapatkan arahan dari IPDA Kelik Bramanto, S.H. Kegiatan ini bertujuan melatih mental, keberanian, fisik, dan konsentrasi peserta dalam menghadapi berbagai tantangan.
Dalam apel malam, IPDA Nanang Zainudin juga mengingatkan pentingnya menjaga adab dengan membiasakan memberi salam dan penghormatan saat bertemu senior.

Pesan Penting dalam Upacara Api Unggun
Salah satu momen berkesan dalam kegiatan ini adalah Upacara Api Unggun. Dalam kesempatan tersebut, AKP Heri Sudrajat, S.H. menyampaikan apresiasinya kepada santri eLKISI yang mengedepankan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Beliau menegaskan bahwa pondasi agama yang kuat akan menjadi dasar bagi lahirnya pribadi yang disiplin, berintegritas, dan bertanggung jawab.
Pembekalan Leadership dan Penutupan
Pada hari terakhir, peserta mendapatkan materi Leadership dan Manajemen Organisasi Modern dari IPDA Nanang Zainudin. Beliau menjelaskan bahwa seorang pemimpin harus memiliki pola pikir positif, mampu berkomunikasi dengan baik, menggerakkan anggotanya, mengambil keputusan, serta menjaga integritas.
Kegiatan Diklat Kepemimpinan Dasar kemudian resmi ditutup oleh AKP Heri Sudrajat, S.E., Ps. Kasubbag Lakjarlat Bagdiklat Pusdik Brimob Watukosek. Dalam sambutannya, beliau berharap seluruh peserta dapat menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama diklat dalam kehidupan organisasi di pesantren.
Melalui kegiatan ini, calon pengurus santri eLKISI diharapkan tumbuh menjadi pemimpin yang disiplin, bertanggung jawab, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi terbaik bagi pesantren serta masyarakat.






