Keutamaan dan Tanggung Jawab Memuliakan Yatim

Perhatian Islam terhadap anak yatim menempati posisi yang sangat mulia sebagai wujud solidaritas sosial serta pilar utama dalam membangun peradaban yang penuh kasih sayang.

Kemuliaan Menyantuni Anak Yatim

Islam menempatkan orang yang mengurus dan menyantuni anak yatim pada kedudukan yang sangat terhormat, bahkan berdampingan langsung dengan Rasulullah SAW di surga.

أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِي الْجَنَّةِ هَكَذَا وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا شَيْئًا

Artinya: “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengahnya serta agak merenggangkan keduanya. (HR. Bukhari).

Tanggung Jawab Moral dan Pendidikan Yatim

Selain pemenuhan kebutuhan materi, perlindungan terhadap hak-hak psikologis dan akses pendidikan yang layak merupakan amanah besar bagi kaum Muslimin.

وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْيَتَامَىٰ ۖ قُلْ إِصْلَاحٌ لَهُمْ خَيْرٌ ۖ وَإِنْ تُخَالِطُوهُمْ فَإِخْوَانُكُمْ ۚ

Artinya: “Dan mereka bertanya kepadamu tentang anak-anak yatim. Katakanlah: ‘Mengurus urusan mereka secara patut adalah baik’.” (QS. Al-Baqarah: 220).

Mari terus berpartisipasi aktif dalam membina dan memuliakan anak-anak yatim demi menggapai rida Allah SWT.

Kanal Informasi & Media Sosial Resmi Pondok Pesantren eLKISI Mojokerto:

(za/red)

Pondok Pesantren Islamic Center eLKISI

Pesantren Berbasis Edukasi dan Sosial Keummatan

BERITA TERBARU

Pondok Pesantren Islamic Center eLKISI

eLKISI IT Team © Copyright  2024. All Rights Reserved