Pendidikan tata krama dalam lingkungan keluarga merupakan pondasi awal pembentukan karakter keshalihan anak sebelum mereka berinteraksi dengan masyarakat luas. Setiap orang tua memikul tanggung jawab membimbing putra-putrinya agar memahami batasan privasi dan etika kehormatan di dalam rumah tangga. Pembiasaan moral sejak masa kanak-kanak menjadi benteng kokoh dalam memelihara fitrah kesucian diri generasi mendatang.
Urgensi Membiasakan Adab Istidzan pada Anak
Kitab suci Al-Qur’an menggariskan petunjuk praktis bagi anak-anak yang belum menginjak usia baligh agar senantiasa meminta izin sebelum memasuki kamar tidur orang tua. Ada tiga momentum istirahat utama yang ditegaskan, yakni sebelum shalat Shubuh, waktu istirahat tengah hari (qailulah), serta seusai ibadah shalat Isya. Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman memberi pedoman pengasuhan yang agung:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِيَسْتَأْذِنكُمُ الَّذِينَ مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ وَالَّذِينَ لَمْ يَبْلُغُوا الْحُلُمَ مِنكُمْ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ مِّن قَبْلِ صَلَاةِ الْفَجْرِ وَحِينَ تَضَعُونَ ثِيَابَكُم مِّنَ الظَّهِيرَةِ وَمِن بَعْدِ صَلَاةِ الْعِشَاءِ
“Wahai orang-orang yang beriman, hendaklah hamba sahaya yang kamu miliki dan orang-orang yang belum baligh di antara kamu meminta izin kepada kamu tiga kali, yaitu sebelum shalat Fajar, ketika kamu menanggalkan pakaian luar pada tengah hari, dan setelah shalat Isya.” (QS. An-Nur: 58).
Rambu syariat ini mendidik indra penglihatan anak agar terjaga dari keterbukaan aurat orang dewasa secara tidak sengaja serta menumbuhkan penghormatan terhadap ruang pribadi.
Memisahkan Tempat Tidur dan Melatih Kepekaan Rasa Malu
Penerapan adab meminta izin wajib disempurnakan dengan pemisahan tempat tidur antara anak laki-laki dan anak perempuan tatkala menginjak usia sepuluh tahun. Anak-anak dibiasakan mengetuk pintu perlahan sebanyak tiga kali, berdiri menyamping dari arah bukaan pintu, dan mengucapkan salam secara santun. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah mengarahkan tahapan disiplin ini:
مُرُوا أَوْلَادَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ، وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرٍ، وَفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ
“Perintahkanlah anak-anak kalian untuk mendirikan shalat ketika mereka berumur tujuh tahun, dan pukullah mereka (dengan pukulan mendidik) ketika berumur sepuluh tahun, serta pisahkanlah tempat tidur di antara mereka.” (HR. Abu Dawud no. 495 dan Ahmad no. 6689, sanad hasan shahih).
Keteladanan orang tua dalam mempraktikkan etika ini akan membentuk benteng psikologis yang tangguh sehingga anak memiliki kesadaran menjaga kehormatan diri di mana pun berada.
Membekali buah hati dengan adab meminta izin merupakan investasi tarbiyah tak ternilai demi mencetak generasi bertakwa yang menjunjung tinggi nilai-nilai kehormatan Islam.
Kanal Informasi & Media Sosial Resmi Pondok Pesantren eLKISI Mojokerto:
- YouTube: eLKISITV
- TikTok: ponpes eLKISI Mojokerto
- Facebook: ponpes.elkisi
- Instagram: @ponpes.elkisi
- Website Resmi: elkisi.com
(za/red)
















