Mojokerto, Kamis (30/7/2026) — Momentum istimewa mewarnai kegiatan visitasi Muadalah Pondok Pesantren Islamic Center eLKISI Mojokerto bersama Universitas Islam Madinah. Dua santri kelas XII Kader Ulama eLKISI mendapatkan apresiasi khusus berupa piagam penghargaan yang diserahkan langsung oleh Prof. Dr. Fahd bin Mohana Salim Al Ahmadi, mantan Kepala Program Studi Universitas Islam Madinah.
Penghargaan tersebut diberikan setelah kedua santri berhasil menunjukkan kemampuan keilmuan Islam melalui ujian hafalan di hadapan beliau. Santri putra diuji dalam hafalan kitab Shahih Bukhari, salah satu kitab hadis paling otoritatif dalam tradisi keilmuan Islam, sementara santri putri diuji atas capaian hafalan Al-Qur’an 30 juz.

Pencapaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan program Kader Ulama eLKISI dalam membentuk generasi santri yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki fondasi kuat dalam penguasaan khazanah keilmuan Islam klasik dan Al-Qur’an.
Ujian langsung oleh tokoh akademik dari Universitas Islam Madinah tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus bentuk pengakuan terhadap kualitas pembinaan keilmuan yang berlangsung di lingkungan pesantren.
Keberhasilan dua santri eLKISI ini memperlihatkan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam melahirkan calon ulama masa depan yang berintegritas, berilmu, dan siap berkontribusi dalam perkembangan dakwah serta pendidikan Islam di tingkat nasional maupun internasional.
Dari Mojokerto untuk dunia Islam, eLKISI terus meneguhkan komitmennya mencetak generasi Qur’ani dan kader ulama yang berdaya saing global.






