Mojokerto, elkisi.com – Santri pengurus Dewan Ambalan baru kelas 10 SMA eLKISI mengikuti kegiatan orientasi kepramukaan sebagai bagian dari proses pembekalan awal dalam menjalankan amanah organisasi. Kegiatan ini menghadirkan Kak Munif sebagai pemateri yang memberikan berbagai materi dasar kepramukaan, kepemimpinan, serta penguatan karakter bagi para pengurus baru.
Kegiatan orientasi Dewan Ambalan ini bertujuan untuk membangun pemahaman santri mengenai peran dan tanggung jawab sebagai pengurus Pramuka di lingkungan SMA eLKISI. Melalui kegiatan tersebut, para santri mendapatkan bekal tentang nilai-nilai kepramukaan yang meliputi kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, serta kepemimpinan.
Dalam penyampaian materinya, Kak Munif mengajak para santri untuk memahami bahwa menjadi anggota Dewan Ambalan bukan hanya tentang menjalankan program kerja, tetapi juga menjadi teladan bagi anggota Pramuka lainnya.
“Seorang pengurus harus memiliki sikap disiplin, mampu bekerja sama, dan siap memberikan contoh yang baik. Organisasi Pramuka menjadi tempat untuk belajar memimpin dan bertanggung jawab,” ujar Kak Munif dalam kegiatan tersebut.

Orientasi ini juga menjadi momentum bagi santri kelas 10 untuk mengenal lebih jauh struktur Dewan Ambalan, sistem kerja organisasi, serta pentingnya komunikasi dalam membangun kepengurusan yang solid.
Melalui pembinaan kepramukaan yang berkelanjutan, SMA eLKISI terus berkomitmen menghadirkan pendidikan karakter yang seimbang antara ilmu pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai kepemimpinan. Dewan Ambalan diharapkan mampu menjadi wadah bagi santri untuk mengembangkan potensi diri sekaligus berkontribusi positif dalam lingkungan sekolah dan pesantren.
Kegiatan orientasi Dewan Ambalan baru ini menjadi langkah awal bagi para pengurus kelas 10 SMA eLKISI untuk menjalankan amanah organisasi dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai kepramukaan. (oj)






